Kenapa sebaiknya pacaran TIDAK dimulai dengan 'menembak'
Karena ketika kamu 'nembak' alias menyatakan minat/perasaan, kamu membuka kesempatan untuk ditolak atau malah digantungin (yang sebenarnya berarti ditolak juga).
Pacaran/jadian yang sehat dan dewasa terjadi begitu saja karena keduanya sudah kencan eksklusif (masing-masing tidak kencan dengan orang lain) dan frekuensinya semakin meningkat, serta disertai gestures (perilaku) pacaran pada umumnya seperti bergandengan tangan, merangkul, berciuman, dsb.
Tidak perlu pakai pernyataan suka atau permintaan ijin untuk jadi kekasih-kekasihan.
Darimana kamu dan gebetan tahu bahwa kalian saling suka? Ya kalau sudah rajin kencan dan menikmati waktu bersama, itu sudah sangat jelas bahwa kalian berdua saling suka satu sama lain.
Kamu tidak mungkin rutin mengajak keluar orang yang kamu tidak suka, kan?
Nembak itu tidak alamiah dan kekanak-kanakan.
Itu cuma pantas dilakukan kalau kamu masih ABG.
source
Oke, kutipan di atas memang benar, dan kalo gue flashback ke pengalaman gue, dan masalah yang dihadapi temen-temen gue, kebanyakan dari mereka terjebak di friendzone.
Oke, kutipan di atas memang benar, dan kalo gue flashback ke pengalaman gue, dan masalah yang dihadapi temen-temen gue, kebanyakan dari mereka terjebak di friendzone.
Well, ini tipsnya, untuk menyampaikan perasaan, jika kita punya perasaan ke si " dia " dan agar tdk terjebak di friendzone sama orang yang kita suka.
![]() |
| being in love is a process |
Jika kamu sudah sering jalan bareng, dan kalian sudah terbiasa ngobrol bareng, lakukan hal ini, memang butuh keberanian but you must do it!
ini yang harus diperhatiin.
1. Cari waktu yang tepat, dan pelan2 kamu share perasaanmu ke dia, ingat share! bukan NEMBAK, untuk yang ini kamu jangan berharap terlalu tinggi karena
" rejection doesn't hurt, but expectation does ", pastikan niatmu hanya agar si " dia " tau perasaanmu.
2. Usahakan ketika kamu share perasaanmu, tidak melalui sms, minimal telepon. Ketemuan langsung akan jauh lebih baik, karena dengan ketemuan langsung kamu akan tau moodnya dia gimana, dan lagi si " dia " sudah pasti ada di depanmu langsung, cewek akan menghargai usaha dan keberanianmu.
3. Lihat responnya, kalau dia respon ke kamu baik, lanjutin hubungan kalian, tapi inget tetep jangan " NEMBAK " kecuali si cewek emang berharap dan memberi seperti itu. Jika si dia responnya hanya ingin sebagai teman, kamu harus bisa memakluminya (di poin 1 gue udah jelasin, don't expect to high), cewek suka cowok yang pengertian dan tidak memaksakan kehendak.
4. Jika memang " dia " menginginkan kalian di friendzone, tetaplah berteman dan bersikap baik, berada di fiendzone bukan berarti itu akhir dari segalanya, dan bukan berarti kesempatanmu untuk jadi pasangannya hilang, karena soal jodoh dll. itu di tangan Tuhan, siapa yang tahu :D yang penting kalian udah berusaha dan lega kan, at least, targetmu sudah tau perasaanmu ke si " dia " :D
semua yang gue tulis di atas itu asli pengalaman gue pribadi, dan sifatnya sharing ke kalian, bukan untuk diperdebatkan.
1. Cari waktu yang tepat, dan pelan2 kamu share perasaanmu ke dia, ingat share! bukan NEMBAK, untuk yang ini kamu jangan berharap terlalu tinggi karena
" rejection doesn't hurt, but expectation does ", pastikan niatmu hanya agar si " dia " tau perasaanmu.
2. Usahakan ketika kamu share perasaanmu, tidak melalui sms, minimal telepon. Ketemuan langsung akan jauh lebih baik, karena dengan ketemuan langsung kamu akan tau moodnya dia gimana, dan lagi si " dia " sudah pasti ada di depanmu langsung, cewek akan menghargai usaha dan keberanianmu.
3. Lihat responnya, kalau dia respon ke kamu baik, lanjutin hubungan kalian, tapi inget tetep jangan " NEMBAK " kecuali si cewek emang berharap dan memberi seperti itu. Jika si dia responnya hanya ingin sebagai teman, kamu harus bisa memakluminya (di poin 1 gue udah jelasin, don't expect to high), cewek suka cowok yang pengertian dan tidak memaksakan kehendak.
4. Jika memang " dia " menginginkan kalian di friendzone, tetaplah berteman dan bersikap baik, berada di fiendzone bukan berarti itu akhir dari segalanya, dan bukan berarti kesempatanmu untuk jadi pasangannya hilang, karena soal jodoh dll. itu di tangan Tuhan, siapa yang tahu :D yang penting kalian udah berusaha dan lega kan, at least, targetmu sudah tau perasaanmu ke si " dia " :D
semua yang gue tulis di atas itu asli pengalaman gue pribadi, dan sifatnya sharing ke kalian, bukan untuk diperdebatkan.
nb: tips diatas ga berlaku buat orang yang udah punya pacar, yang sudah menikah dan homo.
he he he...
he he he...
Semoga Bermanfaat!
